Jumat, 13 Januari 2017

Hati mulia wanita.

Malam mulai tua, lalu tiba-tiba ada dering di handphone. Ada pesan dari seorang perempuan, yang memintakan maaf suaminya karena sudah menggangguku.


******

Berawal dari seseorang yang telfon ke kantor dan meminta nomorku melalui teman. Seorang bapak-bapak yang katanya sering mendengarkan aku siaran.
Memang sejak itu, kadang ada pesan masuk di handphone ku, pesan nggak jelas yang entah apa maksudnya. Pesan bernada rayuan gombal yang tentu saja aneh dan bikin bengong. Lalu rupanya...mungkin handphone nya disita sang istri, lantas ibu ini kemudian menghubungiku via whatsapp.
Boleh aku menarik nafas sebentar?
Aku tersentuh dengan apa yang dilakukan sang istri ini. Dengan bahasa santun, mengikhlaskan suaminya berteman, sekaligus bilang kalau suaminya memang banyak tingkah. Hebat ya...bisa tenang begitu istrinya. Kalau aku yang jadi dia dan...amit-amit
..suamiku begitu, mungkin sudah kumaki-maki semuanya.
Aku tidak tahu, berapa banyak suami-suami yang iseng begitu, tapi sungguh...ini menguji pasangannya. Kalau saja masih pacar, mungkin bisa langsung putus, dan berlalu. Tapi ketika status sudah menikah, apalagi punya anak....entah bagaimana kehidupan selanjutnya dalam rumah tangga tersebut. Sebagai istri, mungkin ibu itu cukup dihantui kalau-kalau keisengan suaminya muncul lagi di lain hari, mungkin dengan wanita yang berbeda lagi. Lantas sampai kapan kekhawatiran itu akan menderanya? Apakah rumah tangganya bisa bahagia lagi?
Aku tidak bisa membayangkan kondisi itu.
Aku berdoa semoga ibu itu mendapat buah manis dari kesabarannya.
Dan aku belajar dari ini...tentang adanya laki-laki iseng.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar