Jumat, 16 Desember 2016

Ke-bhinnekatunggalika-an

Itu....berat banget ya judulnya. Sebenarnya sih aku bukan mau membahas itu secara khusus.
Aku cuma mau bilang, kemaren, tema itulah yang disodorkan ke aku.

Jam 09.15 WIB, aku buka hp ku, dan ada pesan masuk,"mba,bisa nggak jadi moderator UGM Corner jam 15.00 - 16.00?"

Gitu deeeh..agak mendadak memang. Tapi aku menyanggupi, karena memang aku free di jam itu.

Setelah itu aku ke kantor, untuk membicarakan acara itu, apa temanya, siapa narasumbernya dll.
Lalu siaran di studio selama 2 jam, sembari "belajar" dan mencari materi untuk sorenya. Memang sih, saat itu aku belum dikasih materi, padahal tinggal kurang lebih dua jam lagi sebelum on air dari venue.
Selesai siaran, jam 12.00 WIB...siapin materi sekali lagi, lalu berangkat ke venue, di Wisma MM UGM....sambil jalan kesana sambil mampir toko handphone yang aku lewati...kan hp ku rusak, jadi terpaksa beli lagi....haha...orang bilang "nyelo-nyelo" alias waktunya sempit masih dibela-belain beli saat itu juga.
Ya sudah...nggak pa-pa kan ya..yang penting bisa sampai lokasi tepat waktu😁
Sampai lokasi, udah banyak orang sih, tapi narasumber belum datang. Judulnya, kumenunggu....menunggu narasumber.




Lantas tibalah saatnya kami berbincang. Narasumbernya dua orang: Dr.Mohammad Iqbal Ahnaf dari Center for Religious and Cross-Cultural Studies di Sekolah Pascasarjana, UGM.
Dan Dr.Heri Santosa, dari Pusat Studi Pancasila, UGM.
UGM Corner kali ini spesial dalam rangka Dies Natalis UGM yang ke-67.
Entah mengapa tema talkshow yang diangkat soal Kebhinekatunggalikaan...mungkin karena lagi banyak issue hangat soal itu kali ya.Tepatnya, temanya adalah Peran UGM dalam merawat Kebhinekatunggalikaan.
Durasi kurang lebih 1 jam kami berbincang, sampai akhirnya tepat jam 16.00 WIB acara selesai.
Pokoknya makasih banyak deh untuk yang sudah dateng kemarin. Terimakasih untuk narasumber, makasih juga untuk yang udah berpartisipasi. Makasih Koran Sindo dan Wisma MM UGM. Sampai ketemu lagi di lain waktu.