Senin, 07 November 2016

Ijinkan Aku Menangis

Jogja, 19.32
Aku dalam keadaan baik-baik saja.
Tidak sedang sengsara atau sedih.
Lantas mengapa harus menangis?

........
Dua tahun yang lalu, bahkan mungkin lebih dari itu, ada satu impian, yang selalu membayangi dan tak pernah hilang dari pikiranku. Sebuah keinginan yang terjebak dalam hati.
Tahun 2014, itu menjadi resolusi akhir tahun. Kemudian masuk tahun 2015, tidak juga terwujud. Dan resolusi kembali menjadi resolusi akhir tahun 2015. Dan terulang lagi booo'...
Masuk tahun 2016...Januari berlalu, Februari berlalu...terus...sampai akhir Oktober kemarin aku marah pada diriku sendiri.
Mengapa sih, apa yang kamu inginkan hanya kamu bayang-bayangkan saja? Hanya jadi khayalanmu saja? Apakah keinginanmu itu akan jadi nyata, jika kamu diam saja, tidak bangkit, bergerak melakukan sesuatu untuk mewujudkannya?
Apakah kamu terlalu penakut untuk memulai sesuatu yang baru, yang sama sekali tidak nyaman untukmu?
Aku terus marah dan bertanya pada diriku sendiri.
Entahlah...kekuatan tiba-tiba muncul, jalan tiba-tiba terbuka. Seperti sudah diatur, lalu aku merasa sampai pada waktu yang tepat, untuk memulai.
Rasa malu, takut, sungkan, tak nyaman..menyerang mentalku. Tapi aku tahu itu harus kulalui.
Sambil berharap waktu cepat berlalu, supaya aku bisa melibas dan menghempas semua ketidaknyamanan itu.
Aku tahu aku tak bisa sendiri...terimakasih untuk orang-orang yang baru-baru ini bertemu denganku, membantu aku mewujudkan keinginanku. Keinginanku yang mungkin terlalu sepele, tapi sangat berarti bagiku, karena itu adalah pencapaianku selanjutnya.
Seminggu yang sangat berarti. Yang hari ini membuat aku tersenyum, bahwa aku berhasil, menaklukkan diriku sendiri, mengibaskan ketakutanku. Melakukan sesuatu untuk mendapatkan apa yang jadi keinginanku.
Lantas apa sih keinginanku itu? Ah...aku malu menceritakannya. Tapi percayalah, kelak kamu akan menemukannya pada ceritaku selanjutnya. Lagipula, bukan itu sih point-nya. Karena yang terpenting adalah....bahwa sesuatu yang kita mau itu memang harus diperjuangkan, dengan melakukan sesuatu, dan berani memulai.
Selanjutnya kamu pasti bangga, dan bahagia dengan apa yang sudah kamu lalui...hingga kamu tersenyum, atau menangis bahagia.