Sabtu, 26 September 2009

Akhirnya Lebaran

Setelah sebulan puasa...akhirnya kita sampai di tanggal 1 Syawal 1430 Hijriah, hari Minggu yang lalu.
Sholat Ied, kemudian sungkeman ke ortu, dilanjutkan silaturahmi ke tetangga dan kerabat. Hmmm...Lebaran tidak hanya sebatas ini kan? Walaupun nuansanya seperti itu, tapi ada hal lain yang lebih esensi untuk kita cermati. Apalagi setelah Lebaran nanti? Bagaimana hidup setelah Idul Fitri? Setelah menjalani bulan puasa, hal-hal baik apa yang bisa dilanjutkan dibulan-bulan berikutnya, sepanjang hidup di bumi ini??Monggo, terserah anda bagaimana menjawabnya.
Tapi terlepas dari semua pertanyaan tadi, tetep menyenangkan rasanya ketemu saudara, kerabat jauh yang menyempatkan diri mudik untuk mengunjungi sanak saudaranya. Dengan kehidupan yang berubah, sudah beranak pinak, oleh-oleh dan cerita yang heboh :P Hangat!!
Ada yang mudik bawa mobil pribadi, motor...berbagai kisah di perjalanan, kemacetan, kepanasan. Ada yang mudik naik pesawat, bis, kereta, uyuk-uyukan(bahasa Indonesianya apa ya..berdesak-desakan mungkin), dan harus sabar disiram terik matahari...Membayangkan saja rasanya sudah pingin pingsan.
Pengorbanan luar biasa, fisik, materi, semuanya...untuk bisa pulang ke rumah. Bersilaturahmi, bermaaf-maafan... membasuh kerinduan pada kampung halaman, menghilangkan penyakit hati yang mungkin bersemayam tanpa disadari. Semua tersenyum, bersalaman, cipika-cipiki, berpelukan (teletubbies, kali..) Indahnya...Belum lagi jamuan yang enak-enak, minuman segar, kue-kue ber toples-toples, opor yang dimodif pakai jamur tiram(kayaknya opor kreasi baru nih!), rendang, ketupat, sop yang suegerr, gurame yang dimasak begitu rupa(nggak tau nama masakannya) hueeenaakkk polll!!Dan lain-lain. Begitulah serba-serbinya...
Lebaran tahun ini semoga membawa kita pada hati yang bersih. Dan setelah ini, melanjutkan hidup dengan lebih baik, membawa hal baik yang sudah dilatih selama bulan Ramadhan, menjadi sebuah kebiasaan baik sehari-hari. Taqabalallahu minna wa minkum, Minal aidzin wal faidzin, Mohon maaf lahir dan batin.Selamat Idul Fitri 1430 H.

Sabtu, 19 September 2009

Panic Shopping

Akhir Cerita Cinta, Glenn Fredly...ini lagu yang saya denger sekarang sambil nulis. Akhir cerita di bulan Ramadhan...mungkin isinya tentang belanja-belanji, baju-baju baru, mudik, kue-kue dan kuliner Lebaran. Nggak terasa ya..dah mau lebaran...semangat ibadahnya musti nambah donk. Tapi yang tidak kalah seru ternyata semangat belanja masyarakat juga meningkat. Nggak jauh-jauh, temen-temen saya sendiri semua cerita hari ini ke toko ini beli ini, yang satu cerita hari itu ke toko itu beli itu... hihi...
Sebenarnya tetep penting kali ya shopping menjelang Lebaran seperti ini kalau diniatkan untuk hal-hal yang baik. Kue-kue misalnya...pasti untuk disajikan ke tamu, kerabat atau saudara yang datang bersilaturahmi ke rumah. Baju...untuk penampilan yang pantas dalam beribadah sholat Id atau menyambut tamu-tamu. Nggak masalah deh kayaknya. Tapi kalau hanya untuk maksud riya' atau pamer? Show off dengan baju-baju mahal, supaya dikagumi...kue-kue mahal supaya tetangga terkesan dengan "kemampuan" kita?? Yaaa...nggak tau lah. Kalimat "dalamnya samudra bisa diukur, dalamnya hati siapa yang tau" berlaku disini.
Tapi diluar semua itu...tentunya semua yang terbaik itu lah yang ingin diraih semua orang.
Nah, ini udah H-2 lho...masih mau shopping. Silakan aja. Nggak usah panik. Tenang. Pilih barang baik-baik, cermati...dan beli seperlunya. Ok?? Yuk berangkat!!   hihi...

Sabtu, 12 September 2009

Ramadhan...

Haduuuh...sudah tanggal 12 September 2009, alias 22 Ramadhan 1430 H...baru sempet nulis nih. Nggak terasa ya...tinggal kurang lebih seminggu lagi udah lebaran. Big question: apa yang sudah kaulakukan selama Ramadhan ini, wahai Hetty?? Apa ya... urusan kerja: ya siaran donk, kebetulan jam siaran bulan ini merata, pagi, siang, sore, malam, tengah malam sampai dini hari..fiiuuuhh! Dan maaaaasih banyak lagi yang saya lakukan...mudah2an semuanya berkah. Amiin...Kata pak ustadz "ketika kita beraktivitas di luar rumah, niatkan ibadah. Buka pintu, langkahkan kaki kanan dulu dan Bismillah, Ya Allah hamba berserah diri pada-Mu dan mencari rizki di jalan-Mu untuk kemuliaan keluarga dan tempat hamba bekerja..."
Alhamdulillah...puasa juga lancar. Dan banyak hal terpetik dari perjalanan di Ramadhan ini, maluuu banget rasanya, ternyata sebagai manusia makhluk ciptaan-Nya kita belum apa-apa. Menjawab pertanyaan ' berapa persen waktumu untuk  mikirin duniawimu, dan berapa persen waktumu untuk mikirin akhiratmu ' ...itu aja susah jawabnya.
Mmmmm....semoga selepas Ramadhan nanti kita bisa menjadi orang atau hamba yang lebih baik..
Tidak sombong dengan keduniawian yang sudah diraih, keelokan, kakayaan, kepandaian, kesuksesan duniawi...walaupun memang perlu diapresiasi. Semoga selalu ingat di atas langit masih ada langit.
*angel mode on *