Minggu, 14 Juni 2009

Berhenti Kerja

Berhenti kerja...ini mungkin sedang terlintas dibenak anda? Atau sudah bertahun-tahun ngendon dipikiran anda..tapi kadang timbul kadang tenggelam? sama..hehehe...Ada banyak alasan sih kenapa orang pingin berhenti kerja: tawaran ditempat laen yang lebih menggiurkan alias pingin pindah kerja, suasana kantor yang nggak kondusif, merasa mentok, pingin fokus ngerawat anak (khususnya para Mom), bosen dll. Semua orang yang bekerja ikut orang lain alias jadi karyawan tentu pernah merasakan kegalauan saat perasaan ini muncul. Iya nggak?? Antara keinginan untuk berubah versus ketakutan terhadap perubahan itu sendiri. Kalau nggak pindah/ berhenti kerja gimana ya, padahal udah capek nih lahir batin dan banyak keluhan lain..kalau berhenti kerja, bingung juga, tar malah nambah jumlah pengangguran di Indonesia, jadi nggak punya uang dan gimana mempertahankan gaya hidup, bagaimana bisa bertahan hidup tanpa menjual aset-aset... dan banyak ketakutan lainnya. Repotttt!!!
Jadi pikirkan dulu baik-baik deh sebelum memutuskan. Pikirkan saat hati sedang hepi, tenang dan tidak emosi. Nah setelah 100% yakin dengan keputusan untuk BERHENTI KERJA, ini dia tipsnya:

1. Resign boleh saja, tapi lakukan dengan cara terbaik. Dan pertimbangkan sekali lagi sebelum benar-benar keluar dari pekerjaan anda. Apakah perusahaan masih bisa memberi alasan yang membuat anda tetap tinggal? Anda perlu berdiskusi dengan perusahaan. Sampai anda melihat tertutupnya semua kemungkinan baik untuk anda...dan memang anda harus mundur.
2. Buat surat pengunduran diri. Anda bisa sampaikan perasaan selama bekerja di tempat itu, tapi hati-hati juga. Kalau persaan anda nggak hepi, bisa diartikan anda kecewa dengan perusahaan, kalo semuanya baik-baik saja, artinya anda merasa berat ninggalin perusahaan dan pasti akan merindukannya.
3. Jangan lupa untuk menjelaskan dengan baik apa alasan anda resign, dan apa yang akan anda lakukan setelahnya, termasuk kerja dimana.
4. Saat masa transisi, ada baiknya anda tetap bekerja dengan sepenuh hati, atau tawarkan bantuan kepada kantor untuk menghandle sementara pekerjaan anda.
5. Selain melalui surat, anda juga bisa temui atasan anda untuk bicara 4 mata mengenai keputusan anda tersebut. Be netral! Jangan menyalahkan orang lain atau memperkeruh suasana.
6. Jangan lupakan hak-hak anda....surat referensi, asuransi, dll...
7. Yakin: berhenti kerja bukan berarti dunia jadi kiamat kan???

Hhhh...nggak mudah memang memutuskan untuk keluar dari kerjaan. Tapi juga selalu akan ada pengalaman baru kok dari setiap perubahan yangkita lakukan. SEMANGAAAAT!!!!!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar